Social Icons

Pages

15 Juni 2010

LYLA rocks SMANDA

Saya rasa tanggal 15 Juni 2010 sudah ditunggu-tunggu oleh para penghuni SMANDA. Sebuah band ternama Indonesia akan tampil khusus di smanda. LYLA hadir mengguncang warga smanda. Lyla hadir sebagai bintang tamu di acara pensi smanda yang diberi judul Indie’s Art Show. Acara ini Dekressi (D#7) yang punya. Salut buat mereka yang sudah bekerja keras untuk memuaskan warga smanda. kenyit

Bisa dibilang ini adalah acara musik band ternama pertama yang saya lihat sengihnampakgigi. Katro juga sih, tapi memang saya bukan tipe orang yang begitu suka berdesak-desakkan hanya untuk menonton sebuah pertunjukkan musik. Untuk pengalaman dan penasaran juga melihat Lyla tampil, saya rela juga berdesak-desakkan di depan panggung.

05 Juni 2010

Not by Strength, But by Perseverance

Gerbang kelas XII sudah di depan mata. Gerbang menuju unversitas tinggal beberapa langkah lagi. Semua itu terasa begitu cepat. Persiapan untuk mengahadapi berbagai ujian-ujian dan seleksi masuk universitas harus dipersiapkan mulai hari ini, saat ini juga.

Salah satu yang dapat membantu untuk menghadapinya yaitu mengikuti bimbingan belajar. Tapi saya masih bingung harus mengikuti bimbel di mana. Karena banyaknya bimbel yang ada dengan promosi yang meyakinkan membuat saya bertambah bingung untuk memilihnya. Tapi yang pasti, untuk kelas XII ini, kelas yang paling menentukan langkah masa depan saya harus benar-benar bekerja keras.

03 Mei 2010

Understanding

Satu hal yang benar-benar harus dimiliki dalam sebuah persahabatan, ”Pengertian”. Teori yang sangat sederhana tetapi sangat sulit untuk dipraktikkan. Meminta sahabat mengerti kita tapi kita tidak sebaliknya itu merupakan miss konsep. Apalagi ketika mood sedang dalam kondisi yang tidak stabil, rasanya kita hanya ingin dimengerti sahabat dan melupakan suatu hal yang paling esensial, yaitu mengerti sahabat.

26 Maret 2010

Behind The Figure of A Father

Sore ini, tanggal 26 Maret 2010 saya online facebook. Seperti biasa kegiatanku membalas pesan dinding teman, mengomentari status teman, mengomentari pesan dinding teman, dan melihat profile teman (baca: paparazi).

Ketika saya melihat profile facebook kakak kelas yang sudah masuk universitas, saya melihat ada sebuah catatan menarik di dindingnya. Catatan itu berjudul ”Di Balik Sosok Seorang Ayah, Ternyata .....???”
Saya pun membaca catatan itu, sangat menarik dan sangat menyentuh. Catatan ini membuat saya meneteskan air mata karena mengingatkan saya kepada papah. Membangkitkan kenangan-kenangan yang telah saya lewati bersamanya dan membayangkan sesuatu yang seharusnya saya lewati bersamanya namun hal itu tidak mungkin.

Di bawah ini adalah catatannya. Ini memang bukan buah pikiran saya, bukan hasil tulisan saya. Namun saya sangat berharap, siapa pun yang membaca catatan ini dapat terinspirasi dan yang paling penting adalah membuat kita lebih menyayangi ayah dan membahagiakannya selama hidupnya.

22 Maret 2010

Endless Love for Father

30 Maret, hari dimana kami selalu merayakan ulang tahun papah. Bukan perayaan besar, hanya sebuah tanda syukur kepada Alloh. Tapi, mulai tahun ini dan seterusnya tidak akan ada lagi perayaan itu. Merindukannya, adalah sesuatu yang pasti kami rasakan. Tak ada lagi kado untuknya. Hanya do’a yang selalu kami panjatkan sehabis salat yang dapat kami berikan.